Nama : Nur Laili
Nim : B01219044
KOMUNIKASI DALAM MASYARAKAT
A. Pengertian
Komunikasi Massa
Komunikasi
dalam masyarakat komunikasi merupakan ilmu sosial yang memiliki kajian yang
cukup luas. Ada beberapa pengertian komunikasi menurut beberapa ahli:
1. Anderson
berpendapat komunikasi adalahsuatu proses dengan mana kita bisa memahami dan di
pahami oleh orang lain.
2. Borelson
dan stiner berpendapat bahwa komunikasi proses penyampaian informasi, gagasan,
emosi, keahlian dan lain-lain menggunakan simbol-simbol seperti kata-kata,
gambar-gambar, angka-angka, dan lain-lain.
3. Omong
ochyana berpendapat bahwa komunikasi adalah proses penyampaian pikiran atau
perasaan oleh seseorang (komunikator) kepada orang lain (komunikan).
Sedangkan Soerjono Soekamto memberikan
pengertian masyarakat menurut beberapa ahli diantaranya yaitu Ralph linton
berpendapat bahwa masyarakat merupakan sekelompok manusia yang telah hidup dan
bekerja sama cukup lama, sehingga mereka dapat mengetahui diri mereka dan
menganggap diri mereka sebagai suatu kesatuan sosial dengan batas-batas yang
dirumuskan dengan jelas.
Sedangkan Selo Soemarjan berpendapat bahwa
masyarakat merupakan orang-orang yang hidup bersama, yang menghasilkan
kebudayaan. Jadi dapat disimpulkan
bahwa komunikasi dalam masyarakat merupakan proses penyampaian informasi, ide
atau gagasan kepada orang atau suatu kempok untuk membuat kelompok tersebut
menjadi suatu kesatuan yang saling berkaitan atau berinteraksi dengan baik dan
saling gotong royong untuk menghasilkan hal yang baru dalam suatu masyarakat
tersebut.
B. Proses
Komunikasi Dalam Masyarakat
Poses
komunilasi dalam masyarakat ada dua yaitu primer dan sekunder. Proses
komunikasi dalam masyarakat secara primer merupakan interaksi yang tidak
terpisah tidak terpisah secara fisik atau tanpa alat perantara. Artinya
komunikasi tersebut secara indrawi dapat dirasakan sebagai sebuah kehidupan
nyata, dimana hubungan-hubungan sosial sesama anggota masyarakat dibangun
melalui penginderaan, individu atau masyarakat membangun interaksi maupun
komunikasi secara langsung. Yaitu pola komunikasi tatap muka baik secara
individu dengan individu maupun individu dengan kelompok atau kelompok dengan
kelompok.
Sedangkan
komunikasi dalam masyarakat sekunder yaitu komunikasi yang menggunakan saluran
media. dalam proses ini, alat telematika media tumpuan dasarnya dimana mereka
saling terkoneksi lewat perantara jaringan komputer dan internet. Insert
jaringan ini merujuk pada hubungan sosial individu, kelompok maupun masyarakat
yang tercipta di dalam ruang-ruang yang lebih luas, yang mencakup didalamnya
ruang televisi, film, video, dan media komunikasi publik mutakhir lainnya.
Contoh
dari komunikasi masyarakat sekunder diantaranya seperti komunikasi massa.
Komunikasi massa merupakan suatu tipe komunikasi manusia yang lahir bersamaan
dengan mulai digunakannya alat-alat mekanik, yang mampu melipatgandakan
pesan-pesan komunikasi. Pool berpendapat bahwa komunikasi masa merupakan
komunikasi yang berlangsung dalam situasi interposed ketika atara sumber dan
penerima tidak terjadi kontak secara langsung, pesan-pesan komunikasi mengalir
kepada penerima melalui saluran-saluran media masa, seperti surat kabar,
majalah, radio, vilem, atau televisi.
C. Fungsi
Komunikasi Massa
Media
massa telah lama melayani kebutuhan hidup manusia modern, baik itu berkaitan
dengan pemenuhan layanan informasi ataupun berkaitan dengan hiburan. Media
massa sendiri difungsikan oleh manusia sebaga sarana menjaga peradaban agar
lebih baik, berkualitas dan berkesinambungan.
Media
massa juga dapat memberi keuntungan bagi masyarakat sehingga dinamakan fungsi
positif, namun juga bisa mengandung fungsi negatif (disfungsi) yang bisa
mengakibatkan hal yang tidak diinginkan. Para ahli komunikasi massa membedakan
fungsi komunikasi massa bagi masyarakat dan bagi individu:
1. Fungsi
bagi masyarakat.
a. Informasi
b. Korelasi
c. Kesinambungan
d. Hiburan
e. Mobilisasi
2. Fungsi
bagi individu
a. Informasi
b. Identitas
pribadi
c. Integrasi
dan interkasi sosial
d. Hiburan
Fungsi komunikasi dalam masyarakat yang
pertama yaitu komunikasi dapat membangun kerjasama dalam suatu masyarakat, yang
kedua komunikasi si dapat berfungsi dalam berinteraksi sesama masyarakat, yang
ketiga komunikasi dapat dibuat atau digunakan Kan sebagai suatu sarana upacara
atau ritual adat, yang keempat komunikasi dapat menjadi instrumen untuk
mencapai suatu tujuan.
D. Peran
Komunikasi Dalam Masyarakat
Peran
komunikasi dalam masyarakat adalah sebagai suatu aktivitas pertukaran pesan
secara timbal balik antara individu dengan individu antara individu dengan
kelompok atau antara kelompok dengan kelompok peran komunikasi selain itu
komunikasi dalam masyarakat memiliki peran sebagai sarana informasi dan sebagai
sarana motivasi di dalam suatu masyarakat.
E. Dampak
Komunikasi Dalam Masyarakat
Dampak
komunikasi dalam masyarakat ada tiga yang pertama yaitu memberikan informasi,
meningkatkan pengetahuan, menambah wawasan. Tujuan ini sering disebut tujuan
yang kognitif 2 menumbuhkan perasaan tertentu, menyampaikan pikiran, ide atau
pendapat. Tujuan ini sering disebut dengan tujuan afektif. 3 mengubah sikap,
perilaku dan perbuatan. Tujuan ini sering disebut dengan tujuan psikomotorik.
DAFTAR
PUSTAKA
Halik, Abdul. 2013. “Dasar Komunikasi Massa”,
Makasar: Uin Alauddin Press.
Mahyuddin, 2019, “Sosiologi
Komunikasi Dinamika Sosial Didalam Era Firtualitas”, Makasar: Cv. Loe.
Romli, Khomsahrial. 2018. “Komunikasi Massa”.
Jakarta: PT. Grasindo.
Suprapto, Toni. 2009, “Pengantar Teori Dan
Menejemen Komunikasi”, Yogyakarta: Medpress.
Wiyanto, 2000, “Teori Komunikasi Massa”.
Jakarta: Gramedia Widiasarana.
